Senin, 18 November 2024

SEKOLAH KEDINASAN

Pengertian Sekolah Kedinasan

Hal pertama yang perlu kamu ketahui bahwa sekolah kedinasan, sekolah ikatan dinas, dan perguruan tinggi kedinasan itu sama saja. Jadi, nggak usah bingung, ya!

Menurut Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Permen PANRB) Nomor 20 Tahun 2021, sekolah kedinasan adalah perguruan tinggi yang diselenggarakan oleh Kementerian Keuangan, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, Kementerian Perhubungan, Badan Pusat Statistik, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, Badan Intelijen Negara, Badan Siber dan Sandi Negara dengan pola ikatan dinas dan/atau pola pembibitan.

Dari definisi di atas, dapat disimpulkan alumni sekolah ikatan dinas dapat langsung bekerja di kementerian atau lembaga pemerintah yang menaunginya.

 

Perbedaan Sekolah Ikatan Dinas dan Non Ikatan Dinas

Sebelum mendaftar, ada baiknya jika kamu memahami  perbedaan antara sekolah ikatan dinas dengan non ikatan dinas. Sederhananya, sekolah non ikatan dinas tidak menjamin para siswanya untuk bekerja di instansi pemerintahan.

“Lho, kok gitu sih?”

Sekolah non ikatan dinas hanya berafiliasi dengan suatu instansi, lembaga, atau kementerian dalam penyelenggaraan pendidikan, tetapi tidak memiliki perjanjian ikatan dinas setelah lulus.

Artinya, kamu hanya memperoleh ijazah setara mahasiswa PTN dan PTS untuk modal melamar pekerjaan di perusahaan maupun lembaga pemerintah.

Contoh sekolah non ikatan dinas antara lain:

  • Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung
  • Politeknik Kesehatan (Poltekkes)
  • Politeknik Pekerjaan Umum Semarang
  • Sekolah Tinggi Perikanan Jakarta
  • Politeknik Pembangunan Pertanian Bogor
  • Politeknik Negeri Nuklir
  • Politeknik Energi dan Akamigas Cepu
  • dsb

 

Baca juga: 12 PTN Terbaik di Jakarta Beserta Jurusan dan Biaya Kuliah

 

12 Sekolah Kedinasan Berstatus Ikatan Dinas di Indonesia

Berdasarkan Permen PANRB No. 20 Tahun 2021, sekolah kedinasan diselenggarakan oleh beberapa kementerian dan lembaga pemerintah. Berikut beberapa kampus yang berada di bawah naungan kementerian dan lembaga pemerintah tersebut.

1. Politeknik Keuangan Negara (PKN) STAN

Aku yakin kalian udah nggak asing sama STAN. Yaps, kini Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) bertransformasi menjadi Politeknik Keuangan Negara STAN (PKN STAN). Kampus yang selalu ramai peminat ini dinaungi oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu), lho. Mulai tahun 2021, PKN STAN memiliki tiga jurusan kuliah.

  • D-IV Akuntansi Sektor Publik
  • D-IV Manajemen Aset Publik
  • D-IV Manajemen Keuangan Negara

 

2. Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN)

Kamu tertarik dengan segala persoalan di Indonesia? Coba deh mendaftar kuliah di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN). Kampus yang berada di bawah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) ini memiliki tujuan untuk mempersiapkan kader pemerintahan, baik di tingkat daerah maupun pusat. Makanya, lulusan kampus IPDN bakal bekerja di sektor-sektor pemerintahan gitu deh, Brainies.

Untuk jurusan kuliahnya, IPDN juga memiliki beragam jurusan yang dialokasikan ke dalam tiga fakultas, yakni Fakultas Politik Pemerintahan, Fakultas Manajemen Pemerintahan, dan Fakultas Perlindungan Masyarakat. Lalu apa saja ya jurusan kuliah Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN)?

Fakultas Politik Pemerintahan IPDN

  • Jurusan Politik Indonesia Terapan
  • Jurusan Kebijakan Publik
  • Jurusan Pembangunan Ekonomi dan Pemberdayaan Masyarakat

Fakultas Manajemen Pemerintahan

  • Jurusan Administrasi Pemerintahan Daerah
  • Jurusan Manajemen Sumber Daya Manusia Sektor Publik
  • Jurusan Keuangan Publik
  • Jurusan Teknologi Rekayasa Informasi Pemerintahan

Fakultas Perlindungan Masyarakat

  • Jurusan Perpolisian Tata Pamong
  • Jurusan Studi Kependudukan dan Pencatatan Sipil
  • Jurusan Manajemen Keamanan dan Keselamatan Publik

 

3. Politeknik Ilmu Pemasyarakatan (Poltekip)

Politeknik Ilmu Pemasyarakatan (Poltekip) merupakan sekolah dinas di bawah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham). Kampus ini ditujukan untuk menghasilkan sumber daya manusia yang ahli di bidang pemasyarakatan. Politeknik Ilmu Pemasyarakatan (Poltekip) memiliki tiga jurusan dengan jenjang pendidikan sarjana terapan atau D-IV.

  • D-IV Manajemen Pemasyarakatan
  • D-IV Teknik Pemasyarakatan
  • D-IV Bimbingan Kemasyarakatan

 

4. Politeknik Imigrasi (Poltekim)

Sama halnya dengan Poltekip, Politeknik Imigrasi (Poltekim) juga dinaungi oleh Kemenkumham, lho. Bila Poltekip mempelajari tentang pemasyarakatan, maka Poltekim belajar tentang imigrasi. Dengan begitu, lulusan sekolah dinas ini nantinya akan ditempatkan di kantor imigrasi yang ada di Indonesia atau di unit imigrasi sebagai perwakilan luar negeri Indonesia. Menarik ‘kan?

Sekolah Kedinasan Ikatan DinasSeragam siswa Poltekim (Sumber: poltekim.ac.id)

Sementara untuk jurusan kuliahnya, Poltekim memiliki empat jurusan yang terdiri dari jenjang D-III dan D-IV. Oh iya, Poltekim dan Poltekip termasuk sekolah dinas yang sepi peminat, lho!

  • D-III Keimigrasian
  • D-IV Hukum Keimigrasian
  • D-IV Administrasi Keimigrasian
  • D-IV Manajemen Teknologi Keimigrasian

 

5. Politeknik Transportasi Darat Indonesia (PTDI)

Selanjutnya, kita beralih ke kampus yang berada di bawah Kementerian Perhubungan (Kemenhub), yakni Politeknik Transportasi Darat Indonesia (PTDI). Kampus PTDI menyelenggarakan pendidikan vokasi di bidang transportasi darat. Ini jurusan kuliah vokasi di Politeknik Transportasi Darat Indonesia (PTDI).

  • D-III Manajemen Transportasi Jalan
  • D-III Manajemen Transportasi Perkeretaapian
  • D-IV Transportasi Darat

 

6. Politeknik Perkeretaapian Indonesia (PPI)

Masih ngomongin kampus di bawah Kemenhub, Politeknik Perkeretaapian Indonesia (PPI) merupakan perguruan tinggi pencetak lulusan yang cakap dalam bidang perkeretaapian, baik pada level merencanakan merawat, menguji, menginspeksi, hingga mengaudit. Dengan begitu, lulusan dari PPI nggak cuma bisa mengabdi pada pemerintah, tetapi juga bekerja di perusahaan-perusahaan bidang perkeretaapian nasional maupun internasional.

Ada empat jurusan kuliah di Politeknik Perkeretaapian Indonesia (PPI) yang seluruhnya berjenjang D-III. Apa saja jurusannya?

  • D-III Teknologi Bangunan dan Jalur Perkeretaapian
  • D-III Teknologi Elektro Perkeretaapian
  • D-III Manajemen Transportasi Perkeretaapian
  • D-III Teknologi Mekanika Perkeretaapian

 

 

7. Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP)

Kampus yang dinaungi Kemenhub berikutnya ialah Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP). Nah, kali ini bukan lagi berhubungan dengan transportasi darat nih, Brainies, melainkan transportasi laut. STIP membuka tiga jurusan sarjana terapan.

  • D-IV Nautika
  • D-IV Teknika
  • D-IV Ketatalaksanaan Angkatan Laut dan Kepelabuhan (KALK)

 

8. Politeknik Penerbangan Indonesia (PPI)

Transportasi darat udah. Transportasi laut juga udahNggak adil dong kalau nggak ngomongin kampus yang berkaitan dengan transportasi udara ini. Politeknik Penerbangan Indonesia (PPI) juga salah satu kampus asuhan Kemenhub.

Politeknik Penerbangan Indonesia bakal cocok buat kamu yang memiliki minat di bidang penerbangan. Ketika kuliah di PPI, kamu akan dilatih menjadi seorang profesional di bidang penerbangan sipil. Gimana, tertarik nggak? Nih kenalan dulu dengan jurusan yang ada di kampus ini.

  • D-III Teknik Bangunan dan Landasan
  • D-III Teknik Mekanikal Bandar Udara
  • D-III Penerangan Aeronautika
  • D-III Pertolongan Kecelakaan Penerbangan
  • D-III Operasi Bandar Udara
  • D-IV Penerbang
  • D-IV Teknik Pesawat Udara
  • D-IV Teknik Navigasi Udara
  • D-IV Teknik Listrik Bandara
  • D-IV Lalu Lintas Udara

 

9. Politeknik Statistika STIS (Polstat STIS)

Selain kampus di bawah naungan kementerian, kita bakal ngomongin kampus yang dinaungi oleh lembaga pemerintah nonkementerian. Kampus pertama yang bakal kita bahas ialah Politeknik Statistika STIS (Polstat STIS). Kampus ini berada dikelola oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Asal kamu tahu saja, Brainies, peminat Polstat STIS banyak lho karena lulusannya dinilai akan terus dicari di masa depan.

Hmm memang apa saja sih jurusan kuliah di Polstat STIS? Jurusan di kampus ini hanya terdiri dari tiga jurusan vokasi. Makanya, kamu harus siap dengan persaingan ketat buat masuk ke kampus Polstat STIS.

  • D-III Statistika
  • D-IV Statistika
  • D-IV Komputasi Statistik

 

10. Sekolah Tinggi Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (STMKG)

Ketika tiba-tiba kita merasa ada guncangan di bumi, ngaku deh pasti langsung ngepoin “Apakah barusan terjadi gempa bumi? Kalau iya, gempa di mana lagi nih?” Ya ‘kan? Saat mencari informasi itu, kamu pasti menemukan bahwa narasumbernya ialah Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Mengapa ya informasinya selalu bersumber dari mereka? Mau tahu? Yaudah, coba kuliah di kampus naungan BMKG saja, yaitu Sekolah Tinggi Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (STMKG).

Sekolah Kedinasan Ikatan DinasSeragam siswa STMKG. (Sumber: stmkg.ac.id)

STMKG merupakan PTK yang bertujuan menghasilkan sumber daya manusia yang berwawasan dalam bidang meteorologi, klimatologi, geofisika, dan instrumentasinya. Ada 4 jurusan D4 di STMKG, yaitu:

  • D-IV Meteorologi
  • D-IV Klimatologi
  • D-IV Geofisika
  • D-IV Instrumentasi

 

11. Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN)

Kampus selanjutnya ialah Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN) yang berada di bawah pengelolaan Badan Intelijen Negara (BIN). Di STIN kamu akan belajar mengenai ilmu intelijen yang dapat diaplikasikan untuk menjaga dan mempertahankan kedaulatan dan keutuhan negara. Terdengar keren ya?

Berbeda dengan PTK atau sekolah kedinasan lainnya, STIN hanya menawarkan program sarjana (S-1) sebagai jenjang pendidikan awal. Sementara untuk jurusannya, STIN memiliki empat jurusan kuliah S1:

  • Jurusan Agen Intelijen
  • Jurusan Teknologi Intelijen
  • Jurusan Cyber Intelijen
  • Jurusan Ekonomi Intelijen

 

12. Politeknik Siber dan Sandi Negara (Poltek SSN)

PTK atau sekolah kedinasan terakhir ialah Politeknik Siber dan Sandi Negara (Poltek SSN) yang diselenggarakan oleh Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN). Kuliah di Poltek SSN artinya kamu siap ditempa menjadi seorang profesional di bidang persandian dan keamanan informasi. Jadi, kurang-kurangin deh gibah nggak penting kalau mau masuk ke kampus ini.

Untuk jurusan kuliahnya, Poltek SSN memiliki tiga jurusan dengan jenjang D-IV. Berikut jurusan kuliah Poltek SSN yang bisa kamu pilih.

  •  D-IV Rekayasa Keamanan Siber
  • D-IV Rekayasa Kriptografi
  • D-IV Rekayasa Perangkat Keras Kriptografi






sumber:
https://www.brainacademy.id/blog/perguruan-tinggi-kedinasan-di-indonesia

Jumat, 12 Juli 2024

INTERSYS

Sejak berdiri pada tahun 1995, INTERSYS telah dikenal sebagai pelopor audio mobil dalam bidang power amplifier. 26 tahun berdiri, INTERSYS terus berinovasi mengembangkan produk audio miliknya. Dalam kurun waktu dua tahun terakhir, INTERSYS cukup gencar merilis produk baru, agar tetap up to date dengan perkembangan teknologi sekarang.

Belum lama ini, INTERSYS kembali merilis salah satu varian produk terbarunya. Produk tersebut adalah Headunit Android IDT-7155 dengan pilihan layar berukuran 7”, 9”, dan 10”. Sekilas penampilannya memang terlihat simple bahkan sama seperti headunit lainnya. Namun yang menjadikannya menarik adalah fitur lengkap serta kualitas mumpuni di dalamnya, yang dibandrol dengan harga cukup terjangkau.

Berikut Media Audio sajikan ulasannya.

Kami mencoba menguji sejauh mana fitur headunit INTERSYS IDT-7155, mampu bersaing dengan produk terbaik lainnya. Kami memasang headunit Android IDT-7155 dengan layar berukuran 7” untuk mobil Innova. Harga headunit tersebut adalah 1.5 juta, ditambah kabel soket plug and play seharga 150ribu. Jadi, dengan biaya 1.650ribu, kita sudah bisa menikmati headnunit kualitas mumpuni. Barangnya kayak gimana ya?

Head Unit Android IDT-7155 layar berukuran 7” dapat terhubung dengan Mirrorlink untuk android dan ios. Ketika kami coba terhubung ke mirrorlink, tidak terjadi lag atau nge-hang. Gambarnya juga jernih dan bening karena secara spesifikasi menganut full HD Playback. Suaranya juga sangat detail karena sudah dilengkapi 12 band-equalizer dengan graphic EQ.

      

Jika ingin menggunakan USB, kita diberikan dua input USB, yang memungkinkan kita untuk memainkan musik atau video secara bersamaan. Menariknya, tempat colokan USB juga bukan di headunit, melainkan di kabel yang bisa kita sembunyikan di dalam dashboard mobil. Jadi, perjalanan tetap nyaman, karena tidak ada gangguan dari USB yang terpasang di headunit.

Fitur lengkap, mulai dari youtube, bluetooth, waze, playstore, spotify, browsing, dan fitur lainnya yang ada di smartphone, ada di headunit INTERSYS IDT-7155. Jadi, ibarat bawa tablet atau laptop di headunit mobil.

Kita bahkan bisa memainkan Spotify yang sudah tersusun di smartphone dan memanfaatkan audio mobil lewat headunit ini. Suara dari Waze/Maps juga bisa tersalurkan di situ, secara berbarengan atau split screen. Jadi, kita bisa lihat maps sambil mendengarkan musik.

 


INTERSYS Buktikan Headunit 
Nggak Perlu Mahal

INTERSYS IDT-7155 dapat melumat bermacam-macam jenis file audio. Dari file kecil MP3 hingga Flac yang menjadi idaman.

Selain itu juga sudah mendukung fast rear view camera. Jadi, kita bisa memasang kamera mundur atau menghubungkan kamera yang sudah ada. Hal ini akan memudahkan pengemudi dalam mengendalikan mobil ketika mundur atau memarkir, supaya tidak membentur obyek yang ada di belakangnya.

Segudang fitur yang dimiliki, nyatanya headunit ini memasang tarif yang bikin happy. Well, pasang headunit nggak perlu mahal kan?

Jadilah salah satu yang beruntung untuk memiliki produk INTERSYS headunit IDT-7155. Terdapat pilihan touch-screen lainnya yang berukuran 9 inci dengan tipe IDT-9155 dan ukuran 10 inci dengan tipe 1155.


Multiple Choice Assessment on INTERSYS Headunit IDT-7155 Review

1. Apa yang menjadi keunggulan utama dari produk Headunit INTERSYS IDT-7155?
a. Harga yang sangat mahal
b. Fitur lengkap dan kualitas mumpuni
c. Desain yang sangat rumit
d. Ukuran layar yang sangat kecil

2. Berapa harga total untuk memasang Headunit INTERSYS IDT-7155 dengan layar 7” di mobil Innova termasuk kabel soket plug and play?
a. 1,500,000
b. 1,650,000
c. 1,800,000
d. 2,000,000

3. Apa kegunaan dari fitur Mirrorlink pada Headunit INTERSYS IDT-7155?
a. Untuk menghubungkan headunit dengan kabel USB
b. Untuk menghubungkan headunit dengan perangkat android dan ios tanpa lag
c. Untuk mengatur volume suara
d. Untuk memutar video saja

4. Fitur apa yang memungkinkan pengguna untuk memainkan musik atau video secara bersamaan?
a. Satu input USB di headunit
b. Dua input USB yang terletak di kabel
c. Equalizer 12 band
d. Fast rear view camera

5. Apa saja jenis file audio yang dapat dimainkan oleh Headunit INTERSYS IDT-7155?
a. Hanya MP3
b. Hanya Flac
c. MP3 dan Flac
d. Tidak bisa memutar file audio

6. Apa manfaat dari fitur fast rear view camera pada Headunit INTERSYS IDT-7155?
a. Untuk mendengarkan musik
b. Untuk menonton video
c. Untuk membantu saat mundur atau parkir mobil
d. Untuk browsing internet

7. Apa saja ukuran layar yang tersedia untuk varian Headunit INTERSYS selain yang berukuran 7 inci?
a. 5 inci dan 6 inci
b. 8 inci dan 9 inci
c. 9 inci dan 10 inci
d. 10 inci dan 11 inci


SELAMAT TAHUN AJARAN BARU 2024

Tahun Ajaran Baru 2024 akan masuk tanggal 22 Juli 2024. Hal ini sesuai dengan Kaldik yang dikeluarkan oleh Dinas Pendidikan propinsi Jawa Tengah.


Menjadi Sabar sebagai Kunci Kebahagiaan

Kemampuan menahan diri dari emosi, keluh kesah, dan keinginan, serta bertahan dalam situasi sulit dengan tetap istiqamah , taat , dan meneri...