Selasa, 03 Februari 2026

Sebuah Renungan

Setelah selama satu tahun tidak menulis, akhirnya jiwaku terpanggil lagi membuat catatan disini. Kali ini yang saya akan bahas adalah mengenai prestasi kejuruan Lomba Kompetensi Siswa tingkatt kabupaten Banyumas yang kebetulan tahun 2026  tepatnya tanggal 28 Januari 2026 bertempat di SMK N 2 Banyumas.


Semenjak tahun 2023, SMKN 2 Purwokerto selalu merajai juara pertama lomba LKS kabupaten Banyumas sampai 2025 dan menjadikan SMKN 2 Purwokerto wakil kabupaten ditingkat propinsi, suka duka pasti banyak dialami baik oleh peserta (siswa) maupun pembimbing (guru) yang harus lembur mempersiapkan agar anak didiknya juara.

Begitu pula di tahun 2026, persiapan yang hanya dua minggu dengan kerja keras dan kerja cerdas, maka LKS dapat diikuti dengan baik. menjelang pelaksanaan melakukan uji coba disekolah dengan hasil memuaskan karena pembuatan desain layout pcb sampai penyolderan komponen dalam waktu yang singkat dan sukses. begitu juga dalam pemograman, dengan memahami coding yang ada, maka dapat mengerjakan soal dengan baik dan dalam waktu yang singkat. karena dalam lomba lks ini dibagi dalam tiga sesi, pertama sesi teori, siswa mengerjakan lewat google form, kedua pemograman, siswa membuat program dengan dua kombinasi dan ketiga pembuatan, layout dan penyolderan dan pengujian. dalam latihan akhir semua bisa dilalui dengan mudah dan dalam waktu yang singkat dan hasil memuaskan, sehingga optimis dapat menjadi juara.

menjelang pelaksanaan, persiapan pun dimulai, berangkat lebih awal agar tidak tergesa-gesa dan dengan penuh optimis berangkat ke arena lomba di Banyumas.

Pesesrta lomba lks kabupaten Banyumas terdiri dari delapan sekolah yaitu SMKN 2 Banyumas, SMKN 2 Purwokerto, SMK Ma'arif Sumpiuh, SMK Ma'arif Ajibarang, SMK Mulya Husada, SMK Ksatrian, SMK 75, SMK Bunda Satria. Semua mempunyai semangat Juara...........

Pelakksanaan dilaksanakan mulai jam 09.00 dengan dibuka secara resmi oleh kepala SMKN 2 Banyumas, Bapak Drs. Dani Priawidada. dilanjutkan dengan penjelasan dewan juri dari UMP dan CV. Cipta Letera.

hal yang diperlu diperhastikan peserta lomba:
1. Gunakan dan terapkan K3, Keselamatan Kesehatan Kerja, ini sebagai prasyarat wajib karena dengan 
    menerapkan K3, pekerjaan akan menjadi aman dan selamat.
2. Tempat harus rapi, bersin dengan menerapkan 5S yaitu :   

   budaya kerja Jepang untuk menciptakan lingkungan kerja yang rapi, efisien, dan disiplin,     
   meliputi Seiri (Ringkas), Seiton (Rapi), Seiso (Resik/Bersih), Seiketsu (Rawat/Standarisasi),     dan Shitsuke (Rajin/Disiplin)
   
 3. Jangan grogi, biasanya perasaan ini muncul saat peserta lain sudah selesai mengerjakan suatu         
     pekerjaan dan kita belum, jangan grogi dulu, tapi tetap fokus sehingga kita dapat mengerjakan dengan 
     baik


Disesi pertama yaitu ssesi terori dan kedua sesi pemograman SMKN 2 Purwoketo memimpin dengan waktu tercepat dan nilai yang lumayan baik, sehingga sekolah lain pun dibuat iri dengan kinerja kita.
mulai sesi ketiga, yang perlu dikoreksi, karena ecthing menggunakan HCL, maka harus diluar ruangan walaupun tidak ada pemberitahuan, tapi ini jelas menyangkut K3, gunakan peralatan K3.
layout dipastikan benar sehingga tidak menyulitkan langkah selanjutnya.
Akhir pengumuman SMKN 2 Purwokerto menempati peringkat kedua setelah SMKN 2 Banyumas dan dibawahnya ada SMK Bunda  Satria.
Akhirnya Alhamdulillah .........................




Tidak ada komentar:

Ketika Peringatan Itu Datang ............(catatan Des 25).

 Manusia adalah mahluk Tuhan, yang paling sempurna. Manusia diciptakan Tuhan untuk beribadah kepada Tuhan sebagaimana yang tertulis dalam ki...